Laith, Aku memandang nyaris frustasi pada Biani. Sekarang dia makan malam bersama keluargaku. "Laith, habis ini kamu pergi mengecek ke sebelah. Sekarang setiap hari kamu harus memastikan keamanan rumah Biani." Ibu memberi perintah. "Hihi." Leona terkikik. Biani makan dengan bersemangat padahal lauk kami sangat-sangat sederhana dengan yang selalu terhidang di rumahnya. Dimasak secara profesional menggunakan bahan- bahan terbaik. Ibuku cuma masak kari ayam, goreng ikan sambal dan tumis sayur sawi. Setelah aku memikirkannya. Apa semua keluargaku tau kalau Biani mau pindah kecuali aku? "Biani, kenapa kamu pindah ke sebelah?" Aku bertanya. "Kakak ipar pindah karena cinta." Lian tertawa geli, ditimpali dengan tawa Leona. Biani tersenyum malu dan tersipu. "Menurut ibu justru bagus, se

