Ketika Bersenang-senang Terasa Mencekam

1007 Kata

Laith, Mataku melihat tubuh Biani berbalut pakaian renang one piece bewarna Dark Blue itu, pipinya memerah. Mungkin karena malu, karena matahari tidak menyengat sore ini. Aku sendiri sudah tenggelam sebatas d**a, bikini dan celana renang yang sudah kami pilih bersama tadi. Biani seperti biasa terlihat sangat cute. Aku tidak bohong, dia menggemaskan, lucu. Semua yang ada pada dirinya, aku sangat suka. Sebenarnya kalau Biani tidak berbuat hal licik padaku, aku yakin kalau dia adalah cinta pertamaku. Cinta pertama di saat kami sama-sama remaja. Tidak terlupakan, namun sangat menyakitkan. Bukankah, seharusnya kami bersenang-senang? Tetapi pikiranku kalut, aku juga merasa emosi menguasai jiwaku. "Laith, pegangin aku." Biani masih dengan sifatnya yang tukang perintah, mungkin sifat itu tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN