Laith, Aku menarik nafas. Gugup sekali, malam ini adalah ulang tahun Biani. Biani bilang orang tuanya mau bertemu dengan aku. Kegugupan ini belum pernah aku alami sebelumnya. Ibu sampai tersenyum simpul saat melihat aku. "Ibu." Aku menoleh. "Tumben sekali melihat anak ibu gugup begini." Beliau merapikan rambutku. Hemm...aku bergumam. "Bagaimana kalau orang tua Biani nggak menyukai aku ya?" "Mana ada orang yang tidak menyukai kamu." Aku tersenyum mendengar ucapan ibuku, "Ibu jelas saja mengatakan begitu." "Semangat." Ibu tersenyum, "Kamu langsung ke hotel?" Aku mengangguk, Biani akan pergi dengan kedua orang tuanya. Dia memintaku tidak terlambat. Katanya acara ulang tahun tidak akan dimulai kalau aku belum datang. Aku memasukkan kotak cincin yang aku belikan untuk Biani ke d

