"Mas, tadi nenek balas aku bukan sih?", Sofia begitu senang mendengar balasan neneknya. Apalagi hari ini neneknya tidak marah- marah seperti biasanya. "Iya sayang,", Samudera sangat senang melihat istrinya sangat bahagia. Samudera berharap ini awal yang baik untuk hubungan Sofia dengan keluarganya. "Aduh mas, aku tidak percaya meski hanya deheman saja mas, tapi rasanya bahagianya.", senyum Sofia tidak luntur daritadi. "Sayang, mas ikut senang lihat kamu antusias seperti ini." "Tapi apa besok- besok nenek akan seperti itu lagi?" "Percaya saja, Allah akan memberi yang terbaik, sayang." "Amin." Setelah itu hening, Sofia menatap jalanan dengan senyum tak lepas dari bibirnya. Samudera tersenyum menatap istrinya yang sangat bahagia. "Mas, mbak Maya sudah pulang?", pertanyaan pertama y

