masih 21+

462 Kata
YANG BELUM MENIKAH TOLONG DISKIP YA... ***** Ello tersenyum melihat vio yang sudah terengah-engah oleh permainan nya Ello melucuti pakaian yang ia kenakan sendiri "itu baru hidangan pembuka sayang" vio yang sedang memejamkan mata membuka matanya dan melihat Ello benar benar naked. glekk,, vio menelan Saliva susah payah. tubuh proporsional, dengan otot tangan yang menonjol,d**a bidang dan tak lupa perut kotak kotak yang dulu memenuhi pikiran kotor vio. vio juga terbelalak saat pandangan nya turun ke bawah,benda panjang besar dan berotot terpampang jelas di depan matanya. "jangan takut sayang" Ello melihat ketakutan di mata sang tunangan,vio menelan Saliva nya "Maas..peluk" Ello tersenyum dan langsung memeluk tubuh polos vio "aku takut" "ini pertama kalinya?" vio mengangguk "ini juga pengalaman pertama aku sayang"membelai rambut vio "aku janji akan pelan pelan" "apa sepanjang dan sebesar itu bisa masuk" Ello terkekeh dengan kepolosan vio. "awalnya pasti sakit,tapi setelah itu akan nikmat honey.." Ello mengecup kening vio "aku akan melakukannya dengan baik,tahan sebentar sakitnya ya.."vio menatap Ello "percaya sama aku" vio mengangguk "aku bisa mulai" vio mengangguk lagi Ello membuka lebar kedua paha vio, menggesekkan junior nya ke v****a vio,vio sudah menggigit bibirnya "aku sudah bilang jangan pernah gigit bibir kamu sayang" Ello melumat lembut bibir vio sambil mendorong junior nya "ah..mas,sa-kitt" ujung kepala junior Ello sudah mulai masuk sedikit tapi vio sudah kesakitan, "tahan sayang" Ello mencoba mendorong junior nya lagi agar bisa masuk,sangat sulit memasuki vio. sampai beberapa kali dorongan baru masuk semua jlebb,, "aaaggghhh...." pekik vio sambil mencengkram erat seprai dengan kedua tangannya "euuurrrgghh.."Ello menggeram menikmati cengkraman v****a vio pada junior nya darah mengalir dari v****a vio saat Ello sudah merobek selaput dara nya "aku akan menggerakkan nya sayang" vio mengangguk sambil meneteskan air mata cup Ello mengecup kedua mata vio "kamu bisa mencakar atau gigit aku sayang" "bisa cepat gerakan mas,ini sakit dan sangat menyiksa" Ello mulai memompa dengan pelan agar vio terbiasa dulu, melumat bibir vio mengalihkan rasa sakitnya, ciumannya beralih ke leher dan menggigit cuping vio "aah mas.." dirasa vio sudah menikmatinya,Ello memompa dengan cepat dan kuat "ooh sayang..kamu sempit banget"racau Ello menikmati v****a vio sambil memompa liar v****a vio,Ello menjilati p****g yang sudah mengeras dan meremas sebelah p******a vio yang bulat dan padat "aah mas Ello.." "yes honey,panggil nama ku" Ello terus memompa dengan cepat,memaju mundurkan pinggulnya,mengobrak ngabrik v****a vio sampai mentok "ah masshh,eummhh..penuh banget Miss v ku" "ooh.. sayang kamu bener bener nikmat, sempit banget honey.." Ello terus memaju mundurkan pinggulnya sampai peluh membasahi tubuh mereka,tangan Ello terus meremas kedua p******a vio,vio pun tak tinggal diam,ia meraba d**a bidang Ello memainkan p****g Ello yang sudah mengeras. "oouuchh..kamu nakal sayang" vio tersenyum, mengangkat setengah badannya mengecup dan menjilati p****g Ello. "aaghh sayang.." "mas,,aaghh..enak banget" Ello memompa v****a vio dengan tidak beraturan dan cepat "Maas.. aghhh aku,mau.." "sebentar lagi sayang,kita bersama.." Ello terus memompa memaju mundurkan pinggulnya dengan kuat,liar tak beraturan "mas aku ga tahan" "bersama sayang..." "aaaakkkkkkhhhhh....mas Ello.." "oouuchh...vio sayang..." mereka mencapai puncak kenikmatan bersama,Ello menyemburkan cairan cinta kedalam rahim vio,vio merasakan semburan hangat didalamnya. Ello ambruk menindih tubuh vio, memeluk erat dan mencium bibir vio lembut "terimakasih sayang, terimakasih telah menjaga nya untuk ku,i love you.." vio tersenyum "i love you to mas" "mas berat..."Ello terkekeh dan merebahkan diri disamping vio, memeluk pinggang ramping vio yang sudah lengket oleh peluh mereka "apa sekarang kita pacaran beneran?" tanya vio sambil menatap langit langit kamar Ello "No" vio langsung memiringkan badannya menghadap Ello menatap tajam "maksud kamu apa, setelah kamu nidurin aku,ngambil keperawanan aku,kamu mau ninggalin aku gitu, dasar berengsek.." bugh. .!! vio memukuli d**a Ello,tapi Ello malah terkekeh "perjaka tua nyebelin..!" memunggungi Ello,tapi Ello langsung memeluk vio dari belakang "lepas,aku ga mau disentuh kamu berengsek" vio meronta "sttttsss...kamu bikin suasana ga romantis habis percintaan panas kita" memeluk semakin erat "bodo amat,aku ga peduli,aku..." "hey denger dulu,aku ga mau pacaran sama kamu" badan vio langsung menegang Ello bisa merasakan nya. "aku mau...menikahi kamu" berbisik di telinga vio vio langsung berbalik menghadap Ello "ka-kamuu.." "aku serius sayang,aku mau kita menikah" Ello menatap lekat mata Ello,vio mencari kebohongan Dimata vio tapi tidak ia temukan "aku ga mau kehilangan kamu sayang,kita nikah ya.." "ta-tapi mas aku baru kelar ujian, ijazah juga belum dapet dan aku juga masih mau kuliah" Ello tersenyum "setelah kita menikah aku akan dukung kamu kalau kamu mau kuliah atau apapun,yang penting aku ga kehilangan kamu lagi,aku takut kehilangan kamu sayang" Ello mencium bahu telanjang vio vio blushing dengan kata kata Ello yang laki laki itu ucapkan. "please mau ya nikah sama aku,jadi ibu dari anak-anak ku" "tapi perjodohan aku mas. "biar aku yang urus" "kamu mau kan menikah sama aku aku butuh halal,aku ga yakin hanya bercinta dengan mu satu kali.."menggerling nakal "iiisshh dasar m***m" "hahaha abis kamu nikmat banget sayang" cup Ello mengecup bibir vio "mau ya sayang" "euummh.." vio pun mengangguk "yes,, thank you honey" memeluk erat vio entah sejak kapan mereka berdua terlelap karena kelelahan setelah bercinta.mereka berdua tidur saling memeluk dibawah selimut tebal nya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN