YANG BELUM MENIKAH TOLONG MENYINGKIR TAKUT PENASARAN DAN KETAGIHAN
"mas aku duduk disebelah aja deh ya" ucap vio memelas "enggak,kamu tetap disini" Ello tidak mau dibantah,vio memutar matanya malas "dasar keras kepala.." gerutu vio
"btw sejak kapan aku kamu? biasanya juga gue-elu kalo lagi berdua gini" vio menyipit kan mata "sejak kamu jadi tunangan aku" "eh.."
Ello menyelipkan rambut dibelakang telinga vio
"ikuti alurnya dan jangan membantah oke" vio yang bingung hanya mengerjapkan mata
"aku cinta sama kamu,aku sayang sama kamu Vi" Ello memeluk vio menyerukan kepala dileher vio "kamu wangi,aku suka.." Ello mengendus leher vio
vio yang tau itu daerah sensitif nya langsung menggeliat,,
"aku rindu wangi ini,wangimu membuat ku candu" Ello mengecup basah leher vio dengan sensual,karena Ello tau dari gerak gerik vio,saat Ello mengecup leher vio, vio langsung terangsang.
"euurgghh..."vio melenguh. Ello semakin bersemangat,Ello sudah memiringkan wajahnya untuk mengecup bibir vio. tapi vio menahannya dengan telunjuk,
"tidak disini mas,nanti ke gep berabe" "oke kita ke mansion"putus Ello yang sudah tidak tahan ingin melumat bibir yang mulai membengkak itu karena ulahnya tadi.
vio sudah memanggil Ello dengan sebutan mas kembali,karena ia terbawa suasana berasa berpacaran sungguhan dengan Ello.
"aku pindah dulu mas" "no sayang,kamu tetap disini" Ello memundurkan kursi kemudi dan menjalankan mobilnya.
"kamu gila mas,nanti kalau kenapa Napa gimana"panik vio "biarkan saja,aku rela mati bersama kamu" vio menganga, sekarang ia duduk didepan Ello.
Ello mengemudi sambil mendekap tubuh vio dengan tangan sebelah nya,sambil menciumi pipi dan leher vio
"mas aku ga mau ya mati muda,aku belum nikah" geram vio "hahaha..." Ello tertawa "besok aku nikahin kamu honey" vio memutar matanya jengah "serah,semerdeka kamu aja mas" vio mendengus kesal
vio hanya bisa pasrah,percuma ia protes,Ello sama sekali tidak bisa dibantah
"i love you" Ello terus membisikkan tiga kata itu ditelinga vio selama perjalanan ke mansion nya.
*****
saat tiba di mansion Ello membuka seatbelt dirinya dan juga vio sambil berbisik parau
"aku ingin milikin kamu,dan aku ga akan pernah melepas kamu honey"
seketika jantung vio berdetak lebih cepat seperti ingin keluar dari tubuhnya,Ello dengan tergesa menarik vio memasuki mansion nya.
ello langsung mendorong vio ke dinding disamping pintu dan melahap habis bibir tipis yang sudah membengkak itu,vio yang tidak siap dengan serangan Ello sebisa mungkin membalas ciuman itu
"euurgghh.."
ciuman Ello beralih ke leher jenjang vio,mengecup menjilat dan membuat kissmark di sana.
"ma-aass,,aahh.."
desahan vio lolos Begitu saja menjadi kan libido Ello naik drastis. permainan bibir Ello semakin liar.ello menuntun vio untuk mengalungkan tangan kelehernya
Ello mencium dalam bibir vio, melumat bibir atas dan bawah,lidahnya menerobos masuk menari didalam Mulut vio,membelit serta mengajak vio berperang lidah
kepala mereka sudah miring ke kanan dan ke kiri,Ello mengelus pinggang ramping vio, melepas tas yang vio kenakan dan melemparnya asal,bahkan jas serta dasi nya sudah berantakan dilantai.
Ello mengangkat vio
"lingkarkan kaki mu sayang" vio menurut. Tanpa melepas ciumannya Ello membawa vio ala koala kekamar nya
sampai di kamar Ello merebahkan vio dengan hati hati diatas ranjang king size miliknya
Ello sudah mengukung vio, melepas ciuman dan mengamati wajah sang tunangan cantiknya
nafas yang terengah,bibir yang membengkak, tatapan mata yang sayu. Ello mengusap pipi vio
"kamu cantik dan sexy" mengusap bibir vio dengan ibu jarinya
"i love you Violetta Jill guige"
cup
mengecup kening vio dalam,vio memejamkan mata meresapi rasa yang disalurkan oleh Ello dari kecupannya
vio mengalungkan tangannya ke leher Ello "apa sekarang tuan muda Abraham yang terhormat sudah menjilat ludah nya sendiri" ucap vio dengan gerlingan nakalnya,Ello hanya tersenyum
"apa tuan muda Abraham ga akan jadi perjaka tua seumur hidup kalau didunia ini cuma ada aku wanita satu satunya" Ello menangkup wajah vio "you Winner honey"
cup,cup, cup, cup ,cup
Ello mengecupi seluruh wajah vio dan berakhir melumat bibir vio dengan lembut dan penuh perasaan
"apa aku ga dapat balasan apapun?" vio hanya menatap Ello,Ello terkekeh "jadi cinta aku bertepuk sebelah tangan"
hening...
hanya terdengar suara detak jam dinding
Ello tersenyum miris,ia bangkit dengan wajah kecewanya "oke,aku tau..." Ello ingin pergi tapi...
grepp,,
vio memeluk Ello dari belakang, menenggelamkan wajahnya dipunggung Ello
"aku juga cinta kamu mas,jangan pergi" Ello tersenyum,berbalik dan duduk disamping vio. mengusap lembut pipi vio,mengecup keningnya
"i love you more more and more Violetta Jill guige" "i love you to Grafiello Abraham" mereka saling menatap dan tersenyum
Ello perlahan memajukan wajahnya dan langsung melumat bibir vio lagi dan lagi
"euuurrrgghh.."Geraman Ello disela lumatannya
"aahh.." bibir Ello sudah melahap habis leher vio.
"yang..." tangan Ello sudah ada dikancing kemeja sekolah vio,menatap nya seolah meminta ijin dalam tatapan itu,vio mengangguk mengijinkan
Ello yang sudah mendapatkan lampu hijau dari vio dengan cepat membuka kancing kemeja dan bra yang vio gunakan, melemparnya asal.
vio langsung menutupi kedua p******a nya dengan kedua tangan, wajahnya sudah memerah malu.
"jangan ditutup sayang..ini sangat indah" sambil menyingkirkan kedua tangan vio dan meletakkannya dikedua sisi kepala vio,vio memejamkan mata
"hey,, buka matamu honey" mengecup pipi vio "aku malu mas.."cicit vio, Ello terkekeh "kamu cantik sayang,,dia sangat indah"Ello meremas sebelah p******a vio
"aahh.." desahan lolos dari bibir sexy vio
"boleh aku menikmati nya?" vio mengangguk patah patah, Ello langsung meremas kedua p******a milik vio yang pas ditangannya,ia mencium bibir vio dalam.
ciuman itu turun ke leher,turun ke bahu dan terus turun ke salah satu p******a padat milik vio,menghisap,memilin dan memelintir p****g pink yang sudah mengeras serta menggigit gigit kecil sampai vio mendesah ke enakan.
"aahh..maashhh"
vio terus mendesah saat lidah Ello terus bermain di putingnya,menghisap layaknya bayi yang sedang kehausan,setelah puas sebelah kiri ia berpindah ke sebelah kanan dan begitu seterusnya sampai tangannya sudah mendarat di area sensitif vio
"kamu sudah basah honey"
Ello membuka rok sekolah vio dengan terus menghujami kecupan kecupan basah di sekujur tubuh polos itu, melempar asal celana dalam hitam berenda itu
"sesuai ekspektasi ku sayang" menatap v****a vio yang merekah polos tanpa bulu,Ello memang sempat membayangkan seluruh tubuh vio saat ia sedang bermain solo dikamar mandi, tak ayal vio selalu menjadi objek fantasi nya dari awal ia melihat bahu vio yang terekspos saat pertama kali vio tinggal di mansion nya
"maashhh..jangan diliatin aja iih.." rengek vio "terus kamu maunya di apain sayang" Ello menatap jahil, wajahnya sudah sejajar dengan wajah vio
"apa mau diginiin"membelai lembut dan sensual v****a vio "ma-ashhhshhh" "kenapa honey,,ini baru dibelai loh belum aku masukin" sambil satu jari tangan nya masuk ke dalam v****a vio
"ah..masss" pekik vio
"nikmati sayang,aku akan manjain kamu" vio mengernyit sambil terengah menikmati Hujaman jari ello didalamnya
"aahh.."
Ello memainkan p****g vio dengan lidahnya yang basah,sambil mengocok pelan satu jari didalam v****a vio
"mas aghhh.."
Ello menambahkan satu jarinya lagi kedalam vio dan semakin mempercepat permainan dibawahnya sambil menggigit kecil p****g vio
"ini gila maa-asshhh"
Ello terus bermain dengan jarinya yang ada didalam v****a vio sambil ia mencuri menatap wajah cantik sang tunangan yang sedang merem melek menikmati cara Ello memanjakan nya
"maa-asshhh st-toopp,,a-aku pengen pipis" "keluarkan sayang" "tapi...." Ello mempercepat permainan jari nya Daan...
"aaahhhhhhhh" vio mencapai o*****e pertamanya,deru nafasnya naik turun,Ello mencabut kedua jarinya dan menjilati dengan sensual cairan yang dikeluarkan vio saat orgasme
vio menggigit bibirnya melihat kelakuan Ello, "jangan digigit sayang..aku tidak akan bisa tahan untuk memasuki mu jika kamu seperti itu,slow down baby...aku ingin kamu menikmati nya dulu dimanjakan oleh ku"
"aaahhhhhhhh...mas"
tiba tiba wajah Ello sudah berada dikedua pahanya menjilati paha dalam dan lanjut ke v****a vio,menusuk Nusukan lidah, mengecupi k******s dan menjilati v****a vio
"masss ooohh.."
vio menggelinjang keenakan
"nikmati sayang.." "ini..aah.. nikmat mas" menjambak rambut Ello
Ello terus memainkan v****a vio dengan lidahnya
"masss ahh,i-iya disitu,mass ahh enak,aahh aku,, aaaakkkkkkhhhhh..." vio mencapai o*****e keduanya
Ello tersenyum melihat vio yang sudah terengah-engah oleh permainan nya