ke gep mertua

889 Kata
"Ell kamu didalam..?" Sandra masuk kedalam mansion karena tidak dikunci setelah menekan bel beberapa kali dan mengetuk pintu Sandra mengernyit melihat jas,dasi bahkan tas dan sepatu perempuan yang tergeletak di lantai. "apa Ello membawa perempuan lain kekamar nya?" Sandra bergegas menaiki tangga menuju kamar sang anak bungsunya. setelah tiba di dekat pintu kamar ia mengendap-endap meraih knop pintu. Sandra membuka perlahan, beruntung nya tidak dikunci. matanya terbelalak saat melihat sang anak sedang tidur memeluk seorang wanita, Sandra yakin mereka berdua tidak memakai apapun dalam selimut itu. Sandra melihat pakaian mereka tergeletak dilantai bertebaran kemana mana. Sandra sudah menahan emosinya ingin menarik anak dan wanita nya itu "tapi tunggu..." Sandra mengamati wajah perempuan yang setengah tenggelam di d**a bidang Ello. "apa itu vio??" gumam Sandra emosi yang tadi memuncak langsung Hilang seketika diganti dengan senyum yang mengembang,Sandra pun turun kelantai dasar "eurghh..." vio melenguh didalam dekapan Ello,mencoba melepaskan tangan Ello yang sedang mendekapnya "mau kemana" Ello semakin mempererat dekapannya, "mau minum mas,haus.." Ello membuka mata, mengecup pucuk kepala vio "aku ambilkan ke bawah ya,kamu tunggu disini" Ello memakai boxernya dan turun kebawah dengan bertelanjang d**a. vio hanya memandang punggung Ello sampai menghilang di balik pintu. "punggung nya aja pelukable banget, apalagi roti sobek nya dan aaahhhhhhhh...." tuk,, vio memukul kepalanya sendiri "kenapa gue selalu m***m sih kalau ngeliat badan nya astagaaa.." vio menarik selimut sampai menutupi kepalanya ***** Ello sedang mengambil air minum untuk vio,ia dikejutkan oleh deheman seseorang "ekhem.." Ello yang kaget langsung berbalik "ma-mamah.." Sandra sudah duduk di kursi meja bar sambil melipat tangan di dada "ma-mah" "duduk" glekk Ello pun menuruti perintah Sandra. "kapan mamah kesini,eh,,loh ko mamah bisa disini? ko mamah bisa masuk" "bisa masuk lah orang pintu mansion ga dikunci" "eh.." Ello menggaruk tengkuknya "saking asiknya ga sadar kalau ga kunci pintu utama dan kamar kamu" "hahhhh..." "ga usah kaget mamah udah liat" "astagaaa jadi mamah ngintipin aku sama vio lagi..." plakkk "aw sakit mah" Ello mengusap kepalanya karena dipukul Sandra "mamah juga punya etika Ello...,tapi mungkin kalau bukan vio yang tidur sama kamu sudah mamah seret keluar mansion" "mahh..." "ah sudahlah,terus gimana hubungan kamu sama vio sekarang,vio udah terima kamu lagi? vio mau balikan sama kamu,atau jangan-jangan kamu perkosa vio?" menatap tajam Ello "astagaaa apa sih mah,aku ngelakuin itu karena kita,aku dan vio suka sama suka,bukan hasil paksaan apalagi pemerkosaan mah..,ck,lagian aku dan vio ga pernah putus" "kalau bukan putus apa namanya seminggu ini lost contacts" "cuma butuh nyegerin pikiran aja mah.." "trus udah seger pikiran kamu?" "hehehe.."Ello hanya terkekeh "dasar bandel" "mah..,aku mau lamar vio" Sandra menyipitkan mata "tolong lamarin vio buat Ello mah" "kamu serius?" Ello mengangguk mantap "Ello lebih dari serius mah,Ello ga mau kehilangan vio,Ello benar benar cinta sama vio mah" "hmmh..yaudah iya,mau kapan ngelamar nya" "malam ini mah" "hahhhh" Sandra shock "mah... pokonya Ello mau mamah sama papah lamar vio buat Ello malam ini juga,Ello ga mau tau" "astaga Grafiello kamu itu ya,kenapa mendadak gini sih" "pokonya kalau malam ini mamah ga lamar vio Ello ga akan mau nikah seumur hidup" plakkk Ello meringis,satu pukulan mendarat di lengan nya "kalau ngomong jangan ngaco kamu ell,mamah sama nenek susah susah cari jodoh buat kamu loh..." "yaudah pokonya mamah harus lamarin vio malam ini buat Ello ya,ya mamah mamah Sandra cantik" "dasar giliran ada maunya aja muji muji mamah,, lagian dulu aja kamu selalu nolak kalau mamah nyuruh kamu kenalan sama wanita yang nenek jodohkan, giliran sekarang ngebet banget pengen ngelamar" "hehehe Ello mana tau mah kalau yang dijodohkan itu vio,coba kalau tau duluan,udah nikah dari kemarin kemarin mungkin" "heh,,vio juga belum tentu langsung mau sama kamu ell, kalau dia mau dari pertama dia ga bakal kabur" Ello hanya tersenyum geli, teringat saat pertama bertemu dengan vio,mereka seperti kucing dan tikus tak pernah akur malah sering nya beradu mulut. "mas..." vio membeku melihat Sandra sedang duduk dengan Ello didapur,ia langsung salah tingkah. merapatkan kakinya,kedua tangannya menarik ujung kemeja agar lebih turun menutupi paha. vio hanya memakai kemeja putih Ello yang digunakan tadi. tanpa memakai dalaman apapun, membuat p****g pinknya menyembul. glekk Ello tercekat melihat penampilan vio yang begitu sexy "awas Aer liur mu netes ell" bisik Sandra dengan refleks Ello mengusap bibirnya,Sandra terkekeh. "samperin mantu Mamah kayanya dia malu" desis Sandra Ello tersadar dan menghampiri vio "sayang ko turun, hemmmh" mengusap lembut pipi vio "tadi kan aku bilang tunggu aja nanti aku bawakan" "mas lama,aku udah aus banget" ucap vio dengan manja sambil memajukan bibirnya Ello terkekeh gemas melihat vio "sorry sayang tadi ngobrol dulu sama mamah" vio membeku "mas,, eummhh..." vio menggigit bibir salah tingkah "ini peringatan terakhir honey,kalau kamu masih gigit tu bibir,aku ga segan segan makan kamu depan mamah" bisik Ello, vio terbelalak "well kalian teruskan saja mamah mau mempersiapkan semuanya dulu,ell nanti anterin vio pulang ya dari tadi ponsel nya bunyi terus" Sandra menunjuk dengan dagunya "hati hati mah,bener malem ini kan mah" "hemmmh.." "yes,,thank you my beautiful mom" Ello mengecup pipi Sandra "dasar anak nakal" Sandra memeluk vio "jangan minum apa apa ya sayang" vio mengernyit tidak mengerti "mamah pengen cepet-cepet punya cucu dari kamu dan Ello" "hahhhh" Sandra pergi meninggalkan vio yang shock "udah sayang ga usah shock gitu" Ello terkekeh geli melihat vio yang masih mematung "kamu bilang macem macem mas sama mamah?" "aku ga bilang apa-apa" memberikan minuman untuk vio dan vio langsung meminum nya "mamah juga ngeliat sendiri kalau kita seranjang" byuurrr...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN