Prass Tahu Semuanya

2024 Kata

Waktu tepat menunjukkan pukul 7 malam. Chilsa baru saja beres bersih-bersih. Cuma bersih-bersih kamarnya sendiri sih, tapi ini benar-benar melelahkan. Karena dia tidak terbiasa melakukannya. Dia belum sempat mandi waktu itu, karena dia benar-benar lemot melakukan pekerjaan rumah. "Sa, ditunggu sama Papa di depan!" Terdengar suara ketus dan tidak bersahabat dari luar. Suara siapa lagi kalau bukan suara Bianca. Dia membuang nafas kasar. Dia teringat akan kejutan yang dikatakan oleh Evan di suratnya. Ya, setahu Chilsa, Evan lah yang mengirim. Saat itu, dia belum mandi dan dandanan nya masih acak-acakan. Memang parah. Beginilah kalau anak manja jika disuruh mandiri. Pasti acak-acakan tidak karuan. Akhirnya, Chilsa keluar kamar begitu saja tanpa rapi-rapi dan tanpa mandi terlebih dah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN