Rindu Mbok Sum

2004 Kata

"Kakek, Chilsa Kangen!" Perempuan 20 tahun yang manjanya masih seperti anak SMP itu langsung memeluk kakeknya yang bertubuh gempal. Sang kakek yang saat itu sedang membaca koran bisnis, langsung tertawa terbahak-bahak saat melihat cucu manjanya datang dan memeluknya seperti bocah. Padahal, cucunya sudah bersuami. Saat itu, Chilsa diam-diam meneteskan air matanya. Ingin Ia tumpahkan kepada kakeknya apa yang selama ini dirasakan. Namun, rasanya susah untuk mengungkapkannya. "Kakek juga sangat kangen sama kamu. Kamu sehat, Nak?" "Sehat, Kek. Apa kakek juga sehat?" tanyanya dengan suara parau. "Seperti yang kamu lihat. Kakek masih segar bugar," ucap kakek diiringi oleh tawa khas kakek-kakek. Chilsa mengurai pelukannya. Kemudian, dia duduk dan menggelayut manja di lengan sang Kakek. Ah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN