Setelah menginggalkan Sada dan memilih menghubungi Satria. Aku tidak lagi mendapat kabar dari kekasihku. Bahkan dia tidak mengatakan keberangkatannya ke Bandung untuk urusan dinasnya. Mukti yang menelponku pagi ini, dia bilang Danton kesayangannya seperti orang PMS sejak semalam. Dia juga mengabarkan soal Danton-nya yang meninggalkan ponsel di asrama sementara pemiliknya memulai perjalanan ke Bandung. "Terima kasih untuk informasinya, Mukti. Apa Sada tidak mengatakan apapun sebelum pergi?" Sambil bersiap dengan tas selempang kecil di bahuku. Tidak ada make up, tidak ada lipstik dan semacamnya. Hanya merapikan wajah ala kadarnya. Ini bukan holiday bersama dengan Sada, ini hanya pelampiasan bersama dengan Satria. Maka tak perlulah make up berlebihan. "Tidak, Mbak. Hanya saja Bang Sada sep

