Couple

1095 Kata
Keesokan paginya Sanum menjadi paling semangat, bahkan bangun pagi pun dia lebih dari Sharen. Sanum membangunkan Sharen setelah dia berwudhu dan hendak Sholat Subuh. Sharen jadi heran sendiri melihat tingkah aneh Sanum yang mendadak rajin dan penuh semangat ketika akan pergi jalan2 seperti saat ini. Namun Sharen hanya bisa tersenyum2 sendiri sambil beranjak dari kasurnya menuju kamar mandi untuk menggosok gigi, dan mengambil wudhu kemudian menjalankan Sholat Subuh. Setelahnya Sharen menjalankan olahraga ringan dikamar sebab tidak mungkin dia jogging karena tidak sedang berada di rumah. Ketika Sharen sedang berolahraga, Sanum memilih untuk mandi saja terlebih dahulu. hingga bisa bergantian dengan Sharen, agar tidak terlalu lama persiapan yang akan dilakukan mereka nantinya. Sharen yang merasa cukup dengan olahraga ringannya memilih menunggu Sanum mandi sambil menghilangkan keringat dengan berdiri di balkon kamar mereka yang langsung mengarah pada pemandangan luas pantai. Namun belum lama dia berdiri disana, bahkan keringatnyapun belum kering. Sharen dikagetkan dengan keluarnya Sadam di balkon kamar sebelah. Mereka berdua kembali dalam situasi yang sama2 tidak mereka inginkan. namun lagi dan lagi mereka saling pandang dan mengunci pandangan masing2. seolah dejavu kejadian pertama kali mereka bertemu di rumah waktu itu. hening yang terjadi saat ini karena mereka sama2 larut dalam pemikiran masing2. "fuck... Sharen lagi??? daaannn sexy lagi??? ooouuuggghhh fuck..fuck..fuck...!! keluh Sadam dalam hati sambil meneliti penampilan Sharen yg saat ini sedang memakai satu sek pakaian senam towpice croptee dengan celana hanya sebatas b****g yang hampir mirip dengan bikini namun lebih sopan sedikit. "mas Damdammmm... kenapa nongol lagi dan lagi siiihh??! bikin Sharen makin ndhak bisa lupain kamu ae lhoo...!?" keluh Sharen juga dalam hatinya. dan lagi2 Sanum lah yang menjadi penyelamat Sharen dari suasana canggung pagi ini dibalkon masing2. "Sharrr... gue dah kelar mandi nih.. buru deh elo mandi..." teriak Sanum dengan melangkah keluar dari kamar mandi. "ii.. iiyaa.. Num..." teriak Sharen menyahuti panggilan Sanum sambil kembali masuk ke dalam kamar tanpa berpamitan pada Sadam. "Siaaaalll... kenapa mesti ada kesempatan buat bedua trus sih sama Sharen...??? aku harus apa Tuhan...??? kalau begini terus aku beneran jatuh cinta dan ga bisa lepas darinya Tuhan...???" gerutu Sadam kesal masih ada di balkon yang kemudian memutuskan untuk masuk kamarnya kembali. Dalam kamar mandi Sharen terus bersyukur memikiki Tarzan betina itu. "haaahhhh... untung aja ada Numnum si Tarzan betina itu.. enek gunane juga tuh si tarzan betina?? hahahaaa... aku jadi bisa lepas dari mas Damdam! coba ndhak, aku ndhak tau kudu piye??? yaa Allah... tulung Sharen..." monolog Sharen sebelum akhirnya menyalakan kran shower untuk mandi. Rapi mandi, Sharen memilih mengenakan dress bunga2 warna soft purple model sabrina kerut sebatas d**a hingga perut saja lalu bawahnya jatuh sebatas paha itu terlihat sangat manis dengan rambut digerai dan disempurnakan dengan topi pantai yang warnanya senada dengan dressnya. berbeda dengan Sharen, Sanum memilih mengenakan hot pans soft blue dengan tengtop abu2 gambar doraemon besar ditengah ditutup dengan kardigan tipis warna putih yang panjangnya lebih panjang dari hotpansnya. Mereka segera keluar kamar menjemput mami papinya untum sarapan. namun baru saja keluar kamar mereka berpapasan dengan Sadam yang memakai outfit celana kain putih diatas lutut dengan kaos oblong santai warnanya lagi2 senada dengan dress Sharen yaitu soft purple. bila mereka jalan bersama mungkin orang akan mengira mereka pasangan karena memakai baju couple. Sharen dan Sadam kembali saling mengunci pandangan mereka masing2 meneliti penampilan yang mereka kenakan saat ini. "gilaaa... bisa sama lagi??? oohhh Gooddd plisss...!! keluh batin Sadam yang ternyata juga dilakukan Sharen "Gustiiii.. kok mirip maneh seh...??? piye jal nek dikira janjian???!! kesal Sharen dalam hatinya juga. Sanum yang melihat kedua kakanya itu mengenakan outfit yang mirip langsung saja menggoda keduanya "wkwkwkwkkkkk lagi2 baju kalian samaan...??? janjian niyeee...???" goda Sanum dengan tawanya sambil berlalu meninggalkan mereka menuju kamar mama yang ada diujung agak jauh dari kamar anak2. "janjian mbah mu kui!!" kesal Sharen membalas ejekan Sanum sambil menyusul langkah Sanum. Sementara itu Sadam memilih tidak berkomentar daripada Sanum tidak akan berhenti mengejeknya. Setelah sarapan bersama di rofftop hotel yang mereka tempati. mereka segera menjalankan jadwal jalan2 yang telah disusun oleh Sanum selama mereka liburan di Lombok. Dimulai dari pink beach yang hari ini memang sangat cocok dengan outfit mereka. karena perjalanan dari hotel yang mereka tempati ke arah tujuan wisata cukup jauh, jadi hari ini mereka hanya bisa berpuas diri di pantai yang memiliki pasir berwana pink itu. Dan disana seolah melebur permasalahan yang sedang dialami Sharen dan Sadam. mereka berhambur bermain bertiga dibibir pantai. seperti anak kecil mereka juga bermain kejar2an, sedangkan mami dan papi hanya mengawasi kebahagiaan mereka sambil duduk santai di kursi panjang yang tersedia disana. Sharen dan Sadam hari ini benar2 melupakan perasaan mereka masing2 tanpa mereka sadari hari ini berlalu begitu saja. Hingga hari2 liburan mereka terlalui dengan cepat dan penuh rasa bahagia, meskipun kadang masih ada rasa canggung diantara Sharen dan Sadam jika mereka harus bersama tanpa Sanum dan kedua orang tuanya. Hari ini hari terakhir mereka di Lombok dan jadwal mereka adalah ke Taman Wisata Pusuk Sembalun yang menyajikan pemandangan Gunung Rinjani yang megah. Mereka nampak takjub dengan keagungan Allah Swt yang telah menciptakan alam seindah ini. Selama berlibur menuju tempat2 wisata di Lombok mereka tak lupa mengambil photo untuk kenang2an. Namun tanpa disadari posisi ketika berswaphoto itu, Sharen dan Sadam selalu bersebelahan, bahakan banyak juga mereka berrangkulan tanpa sadarnya saking bahagianya. Dan liburanpun berakhir dengan penuh kebahagiaan, saatnya mereka kembali ke jakarta. Sesampainya di Jakarta, tepatnya keesokan malamnya, Sharen menyampaikan rencana pulangnya ke Jogja kepada seluruh anggota keluarga pada saat makan malam bersama "mii.. pii.. ada yang mau Sharen bilang.." kata Sharen dengan nada malu namun masih terasa manjanya. Seluruh anggota keluargapun menatapnya termasuk Sadam "mau ngomong apa sayang?? hmmm??? tanya mami lembut "Sharen mau pulang Jogja.. se.. ge.. ra.." katanya terbata,, sukses kembali membuat seluruh anggota keluarga menatapnya lagi. "ooohhh... kirain apa sayang?? kapan kamu mau berangkat? tanya papi santai namum tidak dengan mami "papppiii... anak mau pergi kok dibiarin sih...???" kesal mami yang diangguki Sanum "Lhooo kan emang Sharen ga bisa tinggal disini sama kita selamanya mii... Sharen ada ayah kandungnya di Jogja.." jelas papi lembut pada mami "iyaaa.. tapikan Sharen bisa aja tinggal disini sama ayahnya sekalian..." kata mami masih tidak terima "kamu sekolah disini aja ya nak.. mumpung mau masuk SMU juga.. nanti sekolah sama Sadam ya nak.. biar ayah mu mau tinggal disini juga..." rayu mami kali ini dengan mata yang sudah berkaca2 yang lagi2 diangguki Sanum ^_^ Gimana guys... Sharen gaboleh balek Jogja sama mami dan Sanum.. mau ga ya Sharen kalau Sadam ikut bujuk dia juga agar menetap dan sekolah di Jakarta saja??? xixixixixixiiii... yang kepo jangan lupa lovenya biar bisa update trus tiap hari --- Timacih emmmuuaaahhh ---
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN