Berendam Bersama

1703 Kata

Frans bergeser untuk memberikan ruang bagi Nyonya Hanabi untuk duduk. “Trima kasih,” Ucap wanita tua itu seraya turun ke dalam kolam. Ia meletakkan ember kecil yang tadi ia bawa ke pinggiran kolam, lalu menggunakannya untuk menyiram sekali tubuhnya dengan air panas kolam tersebut, sebelum duduk berendam. Sebelum wanita tua itu benar-benar duduk di atas batu duduk, ia menoleh pada wanita muda yang masih berdiri diam di pinggir kolam, “Nona Nana, kau juga bisa turun dan duduk di sini. Silahkan,” ujarnya dengan tersenyum ramah. Nana hanya menatap wanita tua yang berada di tengah air itu dengan wajah canggung. Kemudian, kedua matanya melirik pada Frans yang sedang menatapnya penuh tanya. Nana mengatupkan bibirnya sambil mengatur nafas. Kenapa juga ia harus berada di kondisi seperti sekarang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN