Frans kembali ke ruangannya. Ia menatap makanan di atas meja kerjanya yang tadinya akan ia berikan kepada Nana agar gadis itu bisa sarapan. Betapa bodohnya. Ternyata ini adalah cinta yang sesungguhnya. Ternyata, cinta itu hanya manis di awal. Itu hanya terasa manis ketika cintamu terbalaskan. Namun terasa sangat menyakitkan dan menyiksa ketika kau dikhianati. BRAK! Frans melempar makanan itu dari mejanya sangat kuat hingga menghantam dinding dan tumpah berserakan. Kedua kakinya terasa lemas. Ia terduduk di atas lantai kayu dengan bersandar pada kaki mejanya. Sakit sekali. Rasanya benar-benar menyakitkan. Rasanya Frans ingin mati saja. Bahkan, kesedihan dan sakit hati yang ia rasakan dari orangtuanya masih lebih baik dari ini. Itu karena sejak awal, Frans sudah diberikan sesuatu yang pa

