Terkekang

1789 Kata

Nana mengunci pintu kamarnya. Padahal sebelumnya, Nana tidak pernah melakukan hal itu. Namun sekarang, ia menjadi lebih waspada karena ia tahu ada seseorang yang mungkin saja akan masuk ke dalam kamarnya tanpa ijin di tengah malam. Rasanya kepala Nana mau pecah. Jujur saja, setelah satu hari berada di Jepang, sosok Tora tidak pernah terbesit kembali ke dalam pikirannya. Entah mengapa ia melupakan Tora. Nana juga melupakan janjinya bahwa ia tidak akan meninggalkan Tora, bahwa ia akan menunggu pria itu. Sepertinya, ini adalah apa yang Tora maksud. Ia meminta Nana untuk tidak jatuh kepada Frans. Mungkin, Tora memang sejak awal sudah menyadari bahwa Frans memiliki perasaan untuk Nana. Nana menyesal ia sudah menjanjikan hal yang sebenarnya belum ia pahami dengan benar. Tora adalah pria yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN