“Hem, itu tidak ada urusannya dengan kita. Aku rasa, itu sangat memalukan jika kau membawa masalah keluarga ke dalam urusan bisnismu.” Ucap Frans pada seseorang yang berada di seberang telepon. “Biarkan saja mereka. Aku tidak perduli jika ayah dan anak itu saling membunuh. Jalankan saja bisnis seperti biasa. Untuk sementara ini, perkecil bisnis bersama Demeter. Aku takut mereka mengalami kesulitan uang lagi sehingga akan menunggak.” Perintah Frans kepada salah satu sekertarisnya yang bertugas di kantor markas cabang. Karena sudah tidak perlu mengantar Nana ke kantor, Frans jadi mengubah pola berangkat kerjanya. Ia langsung berangkat dari rumah menuju kantor markasnya untuk mengurus pekerjaan yang sedang padat. Frans baru sampai ke kantor bisnis legalnya ketika hari sudah siang. Ia tahu

