Seperti Surga

1677 Kata

Frans menggigit bibir bawahnya seraya mengeratkan pelukannya. Ia menggeleng pelan, “Aku minta maaf, Na. Aku benar-benar minta maaf. Apa yang harus aku lakukan? Aku sungguh menyesal. Kau tidak harus menahan dirimu, Nana. Aku juga sangat merindukanmu. Maaf membuatmu harus menahannya. Aku tau itu sangat menyakitkan.” “Ugh.. Frans.. Frans..” Seru Nana di dalam pelukan yang akhirnya bisa ia dapatkan kembali setelah rasa sakit menahan rindu yang tak tertahankan. Ia tidak tahu harus mengatakan apa lagi. Yang ia bisa lakukan hanyalah menangis dengan mengeratkan pelukannya, mendengarkan detak jantung pria itu. “Stt.. Aku di sini, Na. Tenanglah.. aku tidak akan pernah pergi lagi. Aku akan terus berada di sampingmu, apapun yang terjadi. Bahkan jika kau terus mendorong dan mengusirku, aku akan terus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN