bc

Sekretaris Suamiku ternyata Maduku

book_age18+
390
IKUTI
1.3K
BACA
revenge
family
HE
badgirl
kickass heroine
boss
heir/heiress
drama
tragedy
bxg
lighthearted
loser
city
office/work place
poor to rich
affair
like
intro-logo
Uraian

Berawal dari suamiku tiba-tiba membawa pulang wanita seksi yang ternyata sekretarisnya di tempat kerja, ternyata, wanita itu menjadi adik maduku bahkan keluarga dari pihak suamiku pun menyetujuinya.

Jatah bulanan satu juta harus cukup untuk semuanya membuatku harus merelakan penampilanku yang dulu enak dipandang dan terawat, kini menjadi kumal, bahkan daster yang sudah sobek berulang kali aku jahit demi tercukupi semua kebutuhan. Rupanya, hal tersebut tidak disyukuri oleh suamiku dan menjadikan alasan memiliki istri lagi yang tidak memalukan dibawa kemana-mana.

Sakit hati yang aku rasakan dan sumpah serapah yang aku ucapkan sama sekali tidak dianggap penting oleh mereka, sampai akhirnya, aku diam-diam akan melakukan balas dendam dengan cara yang tidak akan semua menyangkanya.

chap-preview
Pratinjau gratis
01. Dia Maduku
Ketika Vivi sedang membersihkan kamar, ia mendengar ada seseorang masuk rumahnya tetapi suara tersebut seperti suaminya. Melihat masih jam segini, membuatnya berpikir kok tumben sekali sudah pulang sampai akhirnya memastikan dengan berjalan keluar kamar. Suaminya sudah berada di ruang tamu bahkan sedang duduk bersama wanita seksi seumurannya dan terlihat bermesraan. “Siapa dia, Mas?” tanya Vivi dengan suara bergetar karena merasa terkejut. Keduanya sama sekali seperti tidak merasa bersalah bahkan kini Bunga semakin memberanikan diri bersikap mesra dengan merangkulkan tangannya di lengan Fendy-suaminya Vivi. “Perkenalkan, namanya Bunga dan sebentar lagi akan menjadi istriku.” Jawab Fendy tanpa merasa bersalah sama sekali. Bagai di sambar petir di siang bolong, Vivi tidak menyangka jika suami yang selama ini dicintai dengan tega memperkenalkan wanita lain bahkan sebentar lagi akan menikahinya. Istri mana yang tidak sakit hati mendengar hal itu? Awalnya mengira jika suaminya hanya bercanda saja sampai akhirnya suaminya menunjukkan wajah serius bahkan mengulang kalimat untuk memperkenalkan Bunga sebagai madunya. “Sampai kapan pun aku tidak akan sudi menerima dia sebagai maduku!” berontaknya dengan hati yang sangat sakit. “Seorang suami tidak membutuhkan ijin istrinya untuk menikah kembali, jadi, dengan atau pun tanpa persetujuanmu pernikahan akan tetap terjadi. Masih untung aku tidak melakukan pernikahan secara diam-diam!” jawab Fendy semakin membuat hati istrinya sakit sedangkan wanita seksi yang di samping suaminya hanya tersenyum tipis sembari melirik Vivi dengan sinis. Lirikan Bunga membuat Vivi merasa murka dan seperti dihina sampai akhirnya menanyakan, “Apa alasanmu menduakanku, kurangku di mana, Mas?” tanya Vivi memastikan dengan suara mulai bergetar tetapi tidak mau mengeluarkan air matanya yang sudah membendung di pelupuk mata. Dengan tanpa perasaan, Fendi menjawab, “Masih tanya kurangmu di mana? Banyak sekali! Lihat penampilanmu sekarang, apakah pantas istri seorang pengusaha kaya raya tapi selalu memakai daster yang murahan? Mana ada kamu memberikan aku keturunan padahal kita sudah bertahun-tahun melakukan segala cara dari program bayi tabung sampai ke pengobatan herbal, terima saja nasibmu itu yang terpenting aku bisa adil!” Mendengar alasan suaminya seperti itu seketika menghentikan air matanya yang sudah bersiap untuk keluar bahkan kini berusaha membuka pikiran suaminya, “Uang yang kamu berikan tidak pernah cukup sedangkan kamu selalu menuntut makan enak!” Entah suaminya sudah terpengaruh Bunga sejauh mana sampai sama sekali tidak mau mendengar alasan istrinya. “Halah, memang kamu saja yang gak becus atur keuangan!” bantah Fendy dengan wajah sombongnya. Kembali Vivi membuka pikiran suaminya supaya kali ini lebih sediki menyadari tetapi hasilnya nihil, “Mana ada uang satu juta rupiah harus cukup untuk semuanya, Mas! Mikir dong, sekarang itu apa-apa serba mahal!” ucapannya itu malah justru membuat suaminya marah karena dianggap Vivi sudah membantah suami. “Masih berani membantah?” gertak Fendy sangat geram dengan istrinya. Momen yang pas untuknya mempermainkan suasana dan menjalankan peran layaknya ibu peri, “Sudah jangan marah-marah terus nanti malah darah tinggi. Kita mau menikah loh, aku gak mau nantinya malah merusak suasana.” Tegur Bunga dengan suara lembut. “Melihatnya saja sudah membuatku emosi apalagi sampai beradu argument seperti ini, Sayang.” Jawab Fendy begitu lembut kepada selingkuhannya sehingga membuat emosi istrinya sangat besar. “Tapi dia masih istrimu, Mas,” ucap Bunga sambil membelai d**a bidang Fendy dan menatap genit yang membuat Vivi melihatnya sangat murka, tidak sepantasnya melakukan hal tersebut apalagi di depan istri sahnya. Tidak mau terlihat lemah dan menangisi kelakuan menjijikan keduanya, Vivi memberikan sindiran dengan sangat pedasnya kepada Bunga. “Heh! Cewek sia-lan dan gak tau diri! Bisa-bisanya sok manis di depanku! Kamu gak ada hak bersikap seperti itu! Dasar gak punya harga diri!” umpat Vivi sangat emosi yang mendapat tamparan sangat keras di pipi sedangkan Bunga kini merasa puas atas sikap Fendy kepada istrinya. “Jaga mulutmu! Jika terus bersikap seperti itu kepada Bunga, yang ada justru kamu akan aku ceraikan!” ancam Fendy tidak main-main lalu mengajak selingkuhannya ke kamar. Melihat kamar mereka digunakan untuk bermadu kasih dengan wanita lain membuat Vivi tidak terima bahkan berulang kali menggedor pintu supaya mereka keluar tetapi sama sekali tidak dihiraukan. “Demi Tuhan, aku tidak pernah rela jika kamar ini juga digunakan oleh wanita jal-ang itu! Keluar kalian!” Karena merasa lelah terus berteriak tetapi sama sekali tidak dihiraukan, akhirnya pindah ke kamar sebelah dan di sana terus menangis histeris merasakan sakit hati atas apa yang diketahuinya bahkan meratapi nasib pernikahannya yang sangat malang. Pernikahan yang menjadi impiannya untuk hidup bahagia bersama orang yang disayang kini hanya angan-angan saja. Karena penampilannya yang berubah membuat suaminya sangat mudah berpaling darinya tanpa pernah memikirkan bagaimana dulu berjuang bersama dalam merintis usaha. “Kamu tega, Mas! Wanita itu hanya menginginkan hartamu saja dan aku tidak akan rela berbagi dengannya meskipun secuil! Akan aku pastikan semua aset yang kita bangun dengan susah payah akan jatuh ke tanganku, di saat itu sudah tiba, aku akan menendang kalian berdua! Aku yang menemanimu ketika di bawah, mengapa di saat semuanya sudah berhasil malah wanita tidak tau diri itu yang menjadi tujuanmu!” batin Vivi penuh dendam lalu menghubungi temannya yang kebetulan seorang pengcara terkenal. Setelah selesai berbincang melalui sambungan telepon, pintu kamarnya tiba-tiba ada yang mengetuk dengan sangat kencang dan terus berulang tiada henti sehingga membuatnya terpaksa untuk membukanya. Rupanya yang ada di depan pintu suaminya yang terlihat habis selesai keramas karena terlihat rambutnya basah. “Ada apa?” tanya Vivi ketus. Bukannya marah malah justru dirinya sekarang jijik dengan suaminya. “Aku dan Bunga lapar, tolong siapkan makanan sekarang.” Ucap Fendy ketus. “Tidak ada makanan untuk kalian karena dia di sini bukan tamu! Jadi suruh saja dia untuk melayanimu seperti yang kalian lakukan di kamar kita!” tolak Vivi mentah-mentah. “Dia belum menjadi istriku, jadi belum saatnya melayaniku sampai segitunya.” Ucapan Fendy membuat Vivi geram. “Kalau begitu jangan berzina!” sindir Vivi dengan wajah sinis. “Gak usah banyak omong! Siapkan makanan sekarang atau kamu yang aku usir dari sini!” gertak Fendy. “Jika aku diusir maka dia juga harus pergi! Karena ini bukan rumahnya dan dia bukan siapa-siapa!” tantang Vivi. “Besok dia akan menjadi madumu!” ucap Fendy dengan wajah serius dan tatapan tajam. “A-pa? Jangan bilang kalau besok kalian akan menikah?” tanya Vivi memastikan dengan perasaan terkejut dan suaminya sangat santai membenarkan ucapan istrinya itu. “Kamu benar, besok kami akan menikah dan keluargaku akan datang nanti sore. Jamu mereka dengan baik agar tidak semakin membencimu!” jawab Fendy setelah itu berlalu pergi meninggalkan istrinya yang masih syok dengan kenyataan baru saja di dengarnya.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

TERNODA

read
199.6K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
15.7K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.7K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.5K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
190.1K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
72.8K
bc

My Secret Little Wife

read
132.5K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook