40-1

988 Kata

Hal yang paling ingin Cassie hindari saat ini adalah pulang. Ia tahu Mama Ardana tidak akan meloloskannya begitu saja begitu ia sampai rumah.. Dan benar saja. Cassie sampai di rumah dalam keadaan sudah makan di luar. (Membayangkan ia mengobrak-abrik dapur mengilat hampir tidak pernah terpakai punya Ramiel itu membuatnya ngeri.) Karena ia juga tidak akan mampu makan setelah apapun yang Mama Ardana katakan nanti. Jadi di sinilah ia sekarang. Terduduk di ruang tamu sedapat mungkin tidak menggerak-gerakkan kakinya tidak sabar. “Jadi jujur sama Mama. Di mana kamu tidur semalam?” “Di kafe,” ucapnya setenang yang ia bisa dan berusaha menantang tatapan mata Mama Ardana dengan segenap kemampuannya. “Sebanyak apa pesanannya hingga kamu butuh menginap?” Mama Ardana dengan nada yang masih sama.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN