Sembilan Belas

1217 Kata

Sebuah pesan masuk sampai saat Suci baru saja pulang dari rumah sakit. Ia malas untuk membukanya karena tahu itu dari Arya karena sudah melihat dari layar ponsel. Namun, ia penasaran dan membuka pesan masuk itu. [Ci, Mas masih kasih kesempatan untuk rujuk. Setelah malam ini, jika kamu tidak ada respon, aku sudah tidak memberikan kesempatan lagi dan aku akan mengajukan hak asuh Sharen.] Suci mencibir. "Enak saja mau mengambil hak asuh Sharen. Menyentuh anaknya saja nggak pernah. Jangan harap bisa memenangkan gugatan!" Tak ambil pusing, ia bersiap untuk mandi setelah itu ia akan berkonsultasi dengan sang ayah tentang pesan masuk Arya. Sebelumnya ia membalas terlebih dahulu. [Maaf, Mas. Aku nggak bisa rujuk. Aku tunggu di pengadilan.] Suci kembali menaruh ponsel kembali di nakas dan mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN