Sandiwara Rani

1241 Kata

Janu dan Andi kini sedang duduk di kafe seraya melihat rekaman yang dikirimkan oleh anak buah Janu. Keduanya tampak serius memperhatikan video yang diputar, meski durasinya tak terlalu panjang tetapi setidaknya mereka tahu dimana Erika berada. "Selanjutnya apa, bagaimana cara kita agar dokter Rani mengakui kesalahannya itu." Tanya Janu melirik Andi. "Kau." Jawab Andi ambigu. Janu mengerutkan keningnya heran seraya menatap temannya itu dengan dengan bibir yang ikut naik ke atas. "Maksudmu?" tanya Janu tak paham. "Pergilah, ajak dokter Rani berjalan-jalan atau apalah terserahmu." Jawab Andi menjelaskan. Janu menghela nafas, ia menepuk bahu Andi beberapa kali. "Coba kau pikir, apakah kita tidak terlalu cepat melakukan ini semua?" tanya Janu memikirkan tindakan mereka yang cepat. "Kau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN