Janu membantu Erika untuk berbaring di brankar, namun belum selesai ia membantu Erika, Bayu datang dan langsung mendorongnya menjauh dari Erika yang tampak terkejut. "Menjauhlah dari istriku!!" sentak Bayu menatap Janu Ngalang. "Apa apaan kau ini, jika kau terus bermain kasar maka jangan salahkan aku jika kau harus menginap di rumah sakit ini berhari-hari!" ancam Janu yang sudah kepalang sabar. "Kau pikir aku takut, aku bisa melaporkan mu ke polisi dengan tuduhan penculikan istriku selama beberapa bulan ini, kau ini penjahat yang ingin menjauhkan Anaya dari suami dan anaknya!!!" pungkas Bayu menunjuk-nunjuk diri Janu. "Dan kamu Anaya, berikan cincin itu!" pinta Bayu menarik tangan Erika yang tersemat cincin di jari manisnya. "Nggak, jangan!! Jangan di lepas!!!" pinta Erika berusaha me

