*** Satu kecupan yang diiringi suara terkesikap itu jatuh di pipi Anna, membuat gadis yang sedang menikmati makan siangnya menoleh cepat melemparkan tatapan peringatan pada pria bermata kelabu yang sedang tersenyum dihadapannya. "Elbara." "Merindukanku?" Anna menghembuskan nafasnya pelan sebelum menoleh kearah Pria yang sedang menatapnya tajam dengan tatapan membunuh, begitu kontras dengan gadis cantik yang sedang tersenyum disisinya. "What the hell are you doing!?" Gerald berteriak protes, apa yang barus saja mereka lihat tidak hanya mampu membuat Ruhan dan Carter saling melempar tatapan ataupun Marko yang menurunkan tabletnya tapi seisi kantin kini sedang berbisik dan memusatkan perhatiannya pada dua anak manusia itu. "Ada apa?" "Kalian berkencan!?" Gerald kembali berteria

