** "Tenangkan dirimu" "Tidak, aku-kau. Kau, apa kau baik baik saja? Aku akan-" "Clara, duduklah" Jemari jemari lentik itu menahan bahu Clara yang masih tampak begitu terkejut menyaksikan pertengkarannya dengan Arash beberapa saat yang lalu. "Tapi kau-" "Aku baik baik saja" Anna kembali menyela beralih menggenggam jemari gadis itu dengan jemari jemari lentiknya. "Sebenarnya apa yang terjadi?" Suara itu masih terdengar bergetar ditelinga Anna, tersenyum tipis menatap lekat lekat mata sebiru lautan yang masih berkaca kaca. "Sepertinya kau memang harus mendengar ini" "Mendengar apa Anna? Kenapa? kenapa k-kau dan Arash seperti ini?" Anna meremas pelan jemari Clara, tersenyum tipis dan menghapus jejak air mata di pipi gadis itu. Jejak yang mungkin akan semakin be

