Part 16

1292 Kata

*      Clara menyelipkan beberapa helai rambutnya kesisi telinganya saat Tama menatapnya  kagum dengan terang terangan, sama seperti biasa pria itu bahkan tidak ragu untuk memujinya. "Kau sangat cantik Clara"     Clara kembali merona, menyentuh jepitan berwarna putih yang tersemat diramput hitam sepinggulnya. "Terimakasih, Anna memberikan ini padaku" "Anna?" "Iya" "Anna Grayen?"     Anggukan dari gadis itu membuat Tama menghela nafasnya, menunduk menatap sepasang sepatunya dengan nanar. Jadi.. ..mereka sudah sedekat itu rupanya. "Aku masih tidak mengerti kenapa kau dan Arash bisa bertunangan"    Bisik Tama dengan pelan membuat Clara mencengkram tasnya dengan kuat. "Tama, aku-"    Deruman mesin itu membuat Clara dan Tama menoleh, menatap mobil mewah berwarna hitam metalik yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN