Perselingkuhan yang bagus itu diam-diam, kayak api dalam sekam. Punya kami? Kebakaran hutan. Selama tiga puluh hari penuh, aku hidup dalam fantasi. Joseph dan aku tak tersentuh. Kami seperti pasangan power di cabang Surabaya. Siang hari, kami melibas target dan mengintimidasi vendor. Malam hari, kami menghilang ke dalam bayang-bayang kota. Kami tidak pergi ke motel murah. Joseph punya selera. Kami bertemu di JW Marriott atau Garden Palace. Kami selalu check-in terpisah dan pergi sebelum fajar. Suatu malam, di sebuah suite lantai 20, aku berbaring di atas seprai putih bersih. Aku memandangi Joseph yang merokok di balkon. Pemandangan Tunjungan Plaza yang gemerlap sangat memukau. Dia bertelanjang d**a. Cahaya kota menyinari punggungnya. Dia berbalik, memergokiku sedang menatapnya, dan ters

