“Tapi, aku tadi lihat, sepertinya bukan Lely. Lalu kemana dia?” kecemasan mengalir dalam darahku. Pikiran buruk melintas begitu saja. Bagaimana jika dia dirundungi oleh teman-teman Dito? Dia tidak mungkin melawan mereka dengan karatenya. Apa lagi di tempat seramai ini dan acara yang penting bagi Dito. Lalu dimana dia? “Kita, harus segera mencarinya!” aku menarik tangan Sofi. Kami berpencar mencari Lely ke sudut-sudut tempat. Aku tidak bisa menemukan dia dimana pun. Tempat ini terlalu ramai. Aku menyibak beberapa orang yang menghalangi pandanganku. Nyatanya, Lely juga tidak ada di sana. Di tempat makanan berjajar pun dia tidak ada. Padahal, biasanya dia akan duduk di samping tempat makan. Seperti kebiasaan kami biasanya. Tapi sekarang dia tidak ada! Aku mencari terus menerus. Hingga akh

