Author POV. Dinda melempar ponselnya ke tempat tidur. Dia ingin bertemu dengan Pio untuk membahas sesuatu. Tapi, dia menolaknya. Ini adalah pertama kalinya permintaan Dinda ditolak oleh Pio. “Jelaslah dia enggak peduli lagi sama aku, dia kan sudah punya pacar.” Dia merebahkan dirinya di tempat tidur. Matanya terpejam, dia merasa malas sekali untuk bangkit dan pergi kuliah. Alhasil, dia pun memilih untuk bolos saja. Dia sedang memikirkan bagaimana caranya Jefri mendapatkan balasan yang setimpal dengannya. Rasa sakit yang pernah dia rasakan, Jefri juga harus merasakannya. Begitu pikirnya. Dia pun akhirnya membuka kembali ponselnya. Berselancar di sosial media. Melihat-lihat timeline dan profil-profil milik teman-temannya. Dia iseng memencet love sebuah foto dari teman SMA-nya. Tanpa

