“Kamu benar sih, tapi aku benar-benar tidak bisa mengajaknya. Aku tidak mau ada karyawanku yang diperlakukan tidak sepantasnya. Dari pada nanti akan membuat rumit, jaddi lebih baik aku mengajak yang lain saja.” dia meneruskan makan, sementara aku bingung. Aku harus menjawab apa padanya. Aku tidak mempunyai pengalaman bertemu dengan klien besar. Aku takut nanti malah aku hanya diam dan membuat citra perusahaan menjadi buruk dia mata para klien. Tapi, jika aku menolak. Apakah Fito akan menerima penolakan dariku? Ah dari pengalaman sebelumnya, dia tidak pernah menerima penolakan. Jadi sepertinya, aku harus menerimanya saja. Aku menyelesaikan makanku, tapi dia masih terus makan. “Em, jika aku tidak bisa pergi denganmu. Maka kamu akan pergi dengan siapa?” aku memeranikan diri bertanya. siap

