Bab 32

1037 Kata

Author's POV  Jerfi pun berdiri, bukan Jefri namanya jika dia tidak bisa membuat Pio mengiyakan ucapannya. “Oke, sepulang kerja kita ngobrol di cafe depan ya?” dia mencoba membuat penawaran dengan Pio. Pio memijit pelipisnya dengan pelan. Jefri tidak akan pergi sebelum dia mengatakan iya. “Tidak bisa, aku ada acara. Nanti malam saja aku ke rumahmu.” Itu adalah kalimat yang pada akhirnya terucap dari bibir Pio. Dia ingin bersantai sore nanti. Karenanya dia berkata seperti itu. “Aku tunggu di rumah, jangan lupa membawa makanan ya!” ucapnya. Dia langsung bergegas keluar dari ruangan Pio setelah mengucapkannya. Akhirnya Pio bisa merasa lega. Dia akhirnya terbebas dari Jefri dengan segala rasa penasarannya. Ini adalah hari yang bersejarah baginya. Pio dengan sangat semangat mengerjakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN