First time

1008 Kata

Abi berlari di sepanjang koridor rumah sakit. Raut wajahnya tampak cemas dan dia tidak henti-henitnya mengumpat dalam hati. Dia sudah menyuruh Ana untuk menjaga diri baik-baik, tapi lihat apa yang terjadi. Wanita itu bahkan hampir mati ditabrak mobil. Abi membuka pintu ruang rawat Ana dan mendapati wanita itu sedang berbicara dengan seorang dokter. Sepertinya wanita itu tidak terluka parah. Hanya beberapa lecet di tangan dan kaki, dan bagian lengannya tampak diperban. Baguslah, setidaknya wanita itu tidak sampai harus dirawat berhari-hari. Abi melangkah masuk, membuat dua orang itu mendongak. Dokter itu pamit dan meninggalkan mereka berdua di dalam ruang rawat itu. "Aku nggak apa-apa dan sudah boleh pulang. Lagipula aku nelpon kamu karena nggak mau bikin Mama sama Papa cemas." Cerocos A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN