Bab 41

1081 Kata

Setelah kepergian ayah, aku memutuskan untuk kembali ke Surabaya bersama Niguel dan Raja. Tidak tega pula jika berlama-lama di Yogyakarta sementara hati bunda masih terus berduka. Aku sudah tidak peduli lagi dengan omongan tetangga yang terus-menerus mencecar pertanyaan terkait pernikahan yang digelar secara diam-diam. Entah siapa yang memulai gosip itu hingga isu Raja anak haram pun terdengar. Jika bisa, lebih baik aku menjual rumah ini atau menyewakannya kepada orang lain lalu membangun kehidupan baru di kota yang tidak ada seorang pun mengenal. Surabaya adalah kota yang aku banggakan sekaligus kota yang menorehkan segala luka di d**a. Aku hanya berharap waktu akan cepat berputar sehingga orang-orang bisa melupakan kenangan buruk dan menyisakan kenangan baik. Lagipula tidak a

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN