Bab 29

1075 Kata

Jemariku gemetaran menyentuh kaca pembatas dengan ruang NICU di mana anakku sedang terbaring dalam inkubator. Selang infus di punggung tangan kanan kecilnya, juga selang oksigen yang berada di lubang hidungnya. Aku menangis sesenggukan tidak tega melihat bayi kecil itu sudah mendapat tindakan medis, seharusnya aku saja yang sakit, aku sudah mulai terbiasa dengan penderitaan asalkan jangan dia yang punya dosa harus menanggung rasa sakit yang sama.  Tadi, saat aku menemui dokter anak yang menangani si kecil, dia mengatakan bahwa anakku mengalami hipoglikemia--kadar gula darah rendah, serta mengalami syndrom mekonium--menelan ketubannya sendiri. Ini akibat dari diriku yang terpeleset kala itu, aku tidak menyangka bahwa darah yang keluar kala itu bersamaan dengan lapisan ketuban yang robek. D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN