Rere mulai terengah-engah. Lelah mengejar tanpa sadar sampai keluar bandara. Namun sia-sia, mereka yang ia lihat sudah keburu masuk mobil dan pergi. Panggilan Rere berkali-kali sama sekali tidak terdengar. “Aku ikutin mereka aja kali ya?” gumam Rere bertanya sendiri. Cepat saja ia berlari menuju area parkir dan melaju. Beberapa menit akhirnya ia menepi. Bingung mau mengejar kemana. Mereka sepertinya tidak menggunakan mobil pribadi. Rere hafal semua mobil yang dimiliki orang tua Reno. “Apa aku langsung ke rumah Mas Reno aja?” Sekali lagi Rere bertanya bingung sendirian. Dering ponsel terasa mengganggu ketika sedang dalam kebingungan sepertin ini. Rere semula enggan menerima panggilan telepon itu. Namun karena yang muncul ternyata adalah nomor rumah sakit tempat Salma dirawat, mau tidak

