Jalan kota malam itu macet parah. Zafran yang belum hafal jalan hanya bisa mengandalkan aplikasi untuk menuntun mereka menempuh jalur cepat untuk tiba di rumah sakit yang dituju. Setibanya di rumah sakit, begitu berhenti di depan pintu Unit Gawat Darurat para petugas medis langsung sigap memberikan pertolongan. “Sudah Non, sudah ditangani dokter, kita tunggu di sini saja.” Bibi coba menenangkan Rere. “I-iya Bi, aku kayaknya harus ke bagian administrasi dulu. Mungkin ada yang perlu diurus disana.” “Ya sudah, Bibi tunggu disini saja.” Rere langsung berlari menuju bagian administrasi. Sambil mengayunkan langkah pikirannya masih kemana-mana. Dia baru bisa percaya sekarang kalau Salma benar-benar sedang sakit. “Sus, saya mau urus administrasi untuk pasien yang baru saja ditangani di UGD.

