Diluar Skenario

1225 Kata

Ayah dan Mama Rere hanya bisa memandangi anak gadisnya dengan tanpa kata. Pandangan mereka mengekor mengikuti ke arah gadis itu pergi. Setelahnya keduanya melempar senyum basa-basi kepada Damar serta Zafran. Sikap Rere yang barusan tidak salah, tapi jelas saja ayahnya merasa tidak enak dengan sahabatnya itu. “Eng, mari dilanjutkan makan malamnya, masih banyak yang belum dicicipi kan?” Mama Rere mempersilahkan lagi. berharap merubah suasana dan obrolan yang barusan bisa dilupakan. Sementara Bibi yang sejak tadi sudah mengintai dari dapur langsung meluncur diam-diam ikut menyusul si nona kesayangan ke kamarnya. Begitu sampai di lantai atas terlihat Rere melompat-lompat kegirangan. Pintu kamarnya hanya di tutup setengahnya saja. Bibi senyum-senyum sambil sengaja mengintip. Dia tahu Rere mun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN