Makan Malamnya Ayah

1284 Kata

“Rere, kamu ngapain kok begitu?” Ayah Rere langsung menegur ketika tiba di ruang makan. Pemandangan yang terlihat memang tidak seperti biasa. Rere menyandarkan kepalanya di atas meja makan. sambil bernyanyi kecil meski tak jelas suaranya menyanyikan apa. memainkan sendok garpu di ketuk-ketukan di meja. Ini jelas bukan tingkah seorang gadis anggun yang di didik tau etika di meja makan sejak kecil. “Re,” Mamanya mengulangi panggilan itu. sebab yang dipanggil seperti pura-pura tidak dengar. “Eh, Mama sama Ayah, sudah siap? Wah rapi banget, kayak mau kondangan nih.” celetuknya setelah akhirnya mengangkat kepala. “Kamu kenapa masih ….” Kalimat pertanyaan mama Rere terputus. Terdengar suara mobil berhenti di depan sana. “Bi, itu kayaknya sudah datang.” Serunya. “Iya Nyonya,” Bibi berlari da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN