Persiapan Menyambut Tamu Agung

1092 Kata

Rere malas pulang ke rumah. Apa-apaan, dia kecewa. Kenapa sepertinya ayahnya tidak mengerti sama sekali kalau hatinya galau ditinggal jauh oleh Reno. Malah mendadak seperti ingin menghadirkan Zafran. "Aduh, Salma bisa diandalkan gak ya? Kalau dia sampai gak datang nanti, bisa kacau semua. Aku harus cari alasan apa lagi? Ayah kan paling gak bisa ditolak," gumam Rere. Dia sendirian di butik sementara miliknya ini. Gedung sebelah yang sedang renovasi itu sudah senyap. Para pekerja sudah pulang. Begitu juga Salma. Rere sengaja menyuruh dia pulang lebih dulu. Kalau terus sama-sama malah tambah bikin kacau pikiran. Omongan Salma lebih banyak mengompori daripada menenangkan. Terdengar suara mobil berhenti di depan sana. Rere kaget. Butik belum resmi di buka. Semua penjualan masih secara online

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN