Azel dan Arga duduk berhadapan di sebuah meja panjang dalam ruangan yang tidak cukup luas namun tertata cukup artistik. Keduanya saling memandang, sama - sama tak menyangka kalau mereka bertemu dalam sebuah makan malam keluarga yang menarik. Agustinus, omnya Azel ternyata tak lain adalah teman lama papanya Arga. Mereka baru bertemu lagi setelah berpisah lima belas tahun lamanya. Keluarga Arga baru saja kembali dari Amerika setahun yang lalu. Pria peranakan Tionghoa itu baru saja masuk grup alumni sekolah dan dari sana dia pria itu kembali dipertemukan. "Dunia ternyata kecil. Keponakanmu ternyata teman sekelas anakku hahahaha," ujar Antony, nama papanya Arga. Agustinus hanya tertawa terbahak - bahak sehingga ruangan dipenuhi tawa dia pria dewasa itu. Sejujurnya Azel sangat senang

