Yudistira tidak terima adiknya dicelakakan orang dengan cara dan dalih apapun. Azel sudah pernah mengalami kejadian yang luar biasa menakutkan saat masih kecil. Ia berjanji tidak akan pernah membuat Azel dalam situasi menyeramkan lagi, tapi tidak disangka Azel justru mengalaminya dengan orang lain. Bahkan meskipun omnya mengatakan kalau kecelakaan itu ringan dan tidak ada luka apapun di tubuh Azel. Tetapi Yudistira percaya kecelakaan apapun pasti membuat korbannya ketakutan dan syok. Seharusnya Arga bertanggung jawab dengan menceritakan kalau mereka baru saja kecelakaan. Menyetir mobil dengan satu tangan, sementara tangan yang lain bersandar di jendela. Masih tak habis pikir mengapa Azel tidak menceritakan kejadian yang dialaminya, padahal biasanya hal kecil saja diceritakan kepadanya.

