Wanita berhijab hitam itu hanya bisa terpaku menatapi pria lusuh yang sedang menikmati barang haram lewat sebuah suntikan di lengan kirinya. Ia ingin sekali beranjak dari sana, berlari sejauh mungkin menghindari ribuan sembilu yang sedang mencincang kebahagiaannya. Namun tak ada sisa kekuatan di sana. Bahkan air matanya terus menetes tanpa isakan. Bug! Yusa terkejut ketika melihat pria di depannya itu terkulai lemas di lantai. Sedikit ia mulai mendapat tenaga. Tangannya bergerak perlahan mencoba mengambil bungkusan serbuk putih itu. Tangannya bergetar hebat, enggan menyentuhnya. Sampai ia mendengar suara motor Taka yang berhenti. Ia segera memberanikan diri mengambil barang haram itu, mengumpulkannya jadi satu dalam genggaman kedua telapak tangannya dan membawanya keluar kamar. Ia har

