Aroma nasi yang baru matang menyeruak ke seluruh sudut ruang. Harum dan begitu manis, memanggil siapapun untuk segera menyantapnya. Satu per satu lauk pauk pauk tertata rapi di atas meja makan. Melihat semuanya telah rapi, wanita yang memakai jilbab instan itu ganti menata nasi dan lauk pauk di dalam kotak makanan, bekal untuk makan siang suaminya nanti. "Harumnya menggoda banget." Pria yang baru tiba di meja makan itu menghampiri istrinya, memeluk istrinya dari belakang dan memberi ciuman di pipi istrinya. Kecupan itu begitu lama seakan menikmati aroma tubuh pemilik hatinya tersebut. "Yang menggoda aroma makanannya atau lainnya nih, Mas?" tanya Yusa. "Makanannya," jawab Taka. Namun ia justru menenggelamkan wajahnya di lekukan bahu istrinya dengan manja. "Bawa sayur asemnya gak, Mas?"

