Farissa melirik jam tangannya lagi tidak sabar sambil melamun di emperan supermarketnya. Eh aduh jangan emperan deh udah kayak apa aja. Maksudya ngelamun di halaman supermarket. Nah cocok kan biar elit dikit. Hampir 15 menit Farissa duduk disitu sambil memutar mutar kunci supermarket dan tidak lupa dia menggeser-geser menu di hapenya. Biar nggak keliatan jomblo banget gitu. Lagian Mama Safira mungkin jemput Farissa muter lewat Mesir dulu apa gimana. Nggak sampe-sampe perasaan. Farissa memperbaiki jilbab pink soft yang dia kenakan. Dan menghembuskan napasnya. Tapi sedetik kemudian dia tersenyum cerah melihat notifikasi chat dari sang Mama. Mama: Assalamu'alaikum... nduk ban mobil Mama bocor ini lagi dibawa montir ke bengkel. Icha naik ojol aja ndak papa kan nduk? Nanti dibayarin sama P

