Satria memang orang yang kaku dan irit bicara disaat-saat tertentu. Tapi kalau sisi nyinyirnya keluar. Kuping Farissa dibuat penging karenanya. Farissa pun baru tau kalau mulut Satria ternyata comel sekali. Tapi sepertinya dia hanya begitu padanya. Buktinya kemarin ada mbak mbak berambut pirang datang kerumah membawakan semur jengkol seabrek-abrek. Reaksi Satria di luar dugaan. Duda nyinyir itu menyambut dengan senyuman sopan mbak mbak cantik nan bahenol itu. Mentang-mentang duda jadi seneng gitu ya dikasih vitamin mata. Padahal rasa semur jengkolnya udah kayak karet di garemin alias alot dan sama sekali kurang enak. Pada saat itu Satria bicara sesuatu yang sukses membuat Farissa hampir menjitak kepala duda gemblung itu. "Kalo masak tuh gini enak, rempah-rempahnya kerasa. Gak kayak

