Hening. Setelah kepergian Hasan yang menimbulkan banyak tanya di masing-masing benak ke dua wanita itu, tak dari ke duanya pun mengeluarkan suara. Sekar mungkin sudah terbiasa dengan sikap Hasan, bukan sekali dua kali Hasan memberikannya harapan palsu. Namun berbeda bagi Marni. Meski acap kali ia menerima laporan ini itu tentang Hasan dari pesuruhnya. Tetap saja Ini adalah kali pertama ia melihat perlakuan Hasan pada Sekar secara langsung. Marni memerhatikan wajah Sekar yang sedari tadi menunduk dan sibuk memainkan kuku-kuku jarinya. Sekelebat rasa bersalah menghujam dirinya. Meraba hatinya tentang semua yang sudah ia lakukan. Apa yang dikatakan mungkin saja ada benarnya. Sekar memang harus pergi dari Hasan agar Hasan bisa menyadari keberadaan Sekar. Jika semua tak segera diselesaika

