Bab 18. Bertemu Mantan

1516 Kata

Spaso memutus sambungan telepon sepihak lantas menurunkan ponsel dari telinga. Netranya kini menatap gadis dengan baju ala vintage tanpa celemek yang menenteng kotak bekal. "Karena Tuan tidak mau sarapan di rumah jadi bekalnya saya antar ke sini," kata Daisy meletakkan kotak bekal berwarna dominan hitam di atas meja kerja sang majikan. Spaso melirik kotak bekal itu sepersekian detik, lalu netranya kembali menatap layar laptop. Dia cuek banget! Sama sekali tidak menghargai usaha Daisy. Padahal Daisy sudah rela mengojek panas-panasan untuk sampai ke kantor. Daisy hanya menunjukkan sikap perhatiannya selayaknya asisten rumah kepada tuannya yang sedang sakit. Sikap Spaso membuat Daisy mencebik, ingin mengump4t tapi takut dosa. Alhasil ia hanya bisa diam kecewa. "Kalau begitu saya pulang d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN