Bagian Sembilan Puluh Enam

1020 Kata

*** Meskipun terlihat santai dan tidak panik di depan Altariga, Flora tetap bersikap waspada setelah Gisella berniat melibatkannya juga sang putra, di dalam masalah perempuan itu. Tidak mengandalkan orang lain, dia turun sendiri untuk memberikan keamanan pada sang putra, dengan cara; menjemput Arutala lebih awal dari jam pulang, kemudian memastikan sang putra berada di jangkauannya selama di butik. "Hati-hati ya sayang, mainnya." Sambil menoleh pada Arutala yang saat ini sedang bermain di playground seperti biasa, ucapan tersebut Flora lontarkan di tengah kegiatannya melayani klien melakukan fitting. Belum menetap lama di ruangan kerja, Flora selalu berada di studio semenjak Arutala pulang dari sekolah, karena kebetulan hari ini ada beberapa klien yang datang untuk fitting juga memili

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN