*** "Tadi di tengah jalan, kenapa tiba-tiba berhenti?" Baru turun dari mobil, pertanyaan tersebut Flora dapatkan dari Altariga. Empat puluh menit di jalan, dia dan pria itu akhirnya sampai di depan gerbang rumah orang tua Flora. Tidak punya niat mengajak Altariga mampir, Flora sengaja berhenti sebelum satpam membukakan pintu gerbang, karena meskipun sudah berdamai dengan Altariga, malam ini dia tidak mau sang putra terganggu oleh kehadiran pria itu. "Ada yang telepon, saya jawab dulu." "Siapa?" tanya Altariga. "Bukan urusan kamu," jawab Flora. "Sekarang karena saya sudah sampai dan malam juga sudah larut, kamu silakan pulang. Besok saya kabari soal Arutala." "Enggak mau ajak saya mampir dulu?" tanya Altariga, tidak langsung patuh pada perintah Flora. "Sebelum ini kan saya ketemu ora

