Bagian Tiga Puluh Dua

1001 Kata

*** "Nanti aku telepon lagi ya. Enggak akan lama kok aku ngobrol sama Papa." Berucap dengan detak jantung tidak menentu, itulah Asta setelah sebelumnya—ketika sedang mengobrol dengan Flora, sebuah informasi tiba-tiba dia dapatkan. Jika yang datang ke kamarnya adalah sang mama, Asta tidak akan setegang sekarang karena Flora pasti mengetahui suara Mauren. Namun, sialnya yang datang untuk memberikan informasi justru Valeria—membuat sang kekasih di sebrang sana, bertanya-tanya. Belum siap pernikahannya diketahui Flora, Asta berbohong dengan berkata jika yang memberikannya informasi adalah sang sepupu. Tidak dicurigai, Flora terdengar percaya, sehingga Asta pun meminta izin menyudahi panggilan agar bisa menegur Valeria yang menurutnya terlalu lancang. "Oke," ucap Flora. "Tapi kalau seanda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN