Bagian Sembilan Puluh Sembilan

1298 Kata

*** "Ck, Altariga ada apa sih? Ganggu banget." Kembali mendapat telepon di tengah kegiatannya bekerja, Flora berdecak dengan perasaan yang sedikit kesal. Berhenti dari aktivitasnya membuat design gaun, dia mengambil ponselnya itu lalu menjawab telepon. "Halo, Altariga. Ada apa lagi?" tanyanya, tanpa bisa menyembunyikan rasa kesal. "Apa ucapan saya tadi kurang jelas?" "Enggak, Flora, bukan," ucap Altariga. "Terus?" tanya Flora, sambil menaikkan sebelah alis. "Saya mau bilang kalau habis ini saya ternyata masih harus urus kerjaan. Jadi kalau seandainya nanti saya nyusul ke rumah orang tua kamu, apa enggak masalah?" tanya Altariga. "Jadi kita enggak ketemuan di jalan, tapi ketemu di rumah orang tua kamu, karena setelah urusan kerjaan selesai, saya mau nengok Jordy sebentar." "Oh, gitu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN