*** "Ck, Altariga ada apa sih? Ganggu banget." Kembali mendapat telepon di tengah kegiatannya bekerja, Flora berdecak dengan perasaan yang sedikit kesal. Berhenti dari aktivitasnya membuat design gaun, dia mengambil ponselnya itu lalu menjawab telepon. "Halo, Altariga. Ada apa lagi?" tanyanya, tanpa bisa menyembunyikan rasa kesal. "Apa ucapan saya tadi kurang jelas?" "Enggak, Flora, bukan," ucap Altariga. "Terus?" tanya Flora, sambil menaikkan sebelah alis. "Saya mau bilang kalau habis ini saya ternyata masih harus urus kerjaan. Jadi kalau seandainya nanti saya nyusul ke rumah orang tua kamu, apa enggak masalah?" tanya Altariga. "Jadi kita enggak ketemuan di jalan, tapi ketemu di rumah orang tua kamu, karena setelah urusan kerjaan selesai, saya mau nengok Jordy sebentar." "Oh, gitu,

