Bagian Seratus

1070 Kata

*** "Aku pulang dulu deh, Ma. Keburu malam di jalan nanti. Kasihan Bi Eni udah masak buat makan malam." Setelah sebelumnya sibuk dengan ponsel, pernyataan tersebut akhirnya keluar dari mulut Flora, yang sudah setengah jam lebih berada di rumah orang tuanya. Tidak langsung pulang setelah mengantar Arutala, Flora tadinya ingin menunggu kemudian bertemu dengan Altariga sebelum pulang. Namun, pria itu tidak kunjung datang—membuat dia yang tidak terlalu suka menunggu, dilanda bosan. "Enggak mau nunggu Altariga dulu?" tanya Alula. "Atau nginep aja sekalian di sini. Capek kalau besok pagi harus ke sini buat jemput Aru. Lebih enak berangkat dari sini aja. Bangunnya enggak terlalu subuh." "Enggak enak, Ma," ucap Flora. "Aku kan lajang, sementara Altariga sendiri lagi mau cerai sama istrinya. T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN